silakan dilihat lihat

Jumat, 10 Juni 2011

memahami promosi jasa


PROMOTION
UNJ, Jakarta. Pada hari Jumat, 13 Mei 2011 telah dilakukan kegiatan pembelajaran di ruang 307 dengan narasumber Pak Amril selaku dosen mata kulia Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan. Pertemuan kali itu membahas tentang Place, bagaimana placing dalam institusi pendidikan, marketing promotion + communication, dll.
Perlu diingat, dalam melakukan bisnis tidak hanya melakukan pendistribusian barang atau produk saja, melainkan penting pula melakukan pemasaran promosi dan komunikasikan produk kita kepada khalayak umum agar mereka mengetahui penjualan kita. Dan inilah cara-caranya :
·      Advertising / iklan
Bentuk promosi, gagasan, barang atau jasa yang disampaikan melalui media indoor, outdoor, cetak, audio, audiovisual, dan visual
·      Personal setting
Promosi penjualan yang dilakukan oleh sales, contoh oriflame
·      Sales promotion
Penjualan yang dilakukan oleh perusahaan ke konsumen dengan memberi bonus atau potongan harga dalam jangka waktu tertentu, jadi mempunyai batas waktu jika menginginkan ada potongan
·      Public relation
Proses membangun hubungan baik antara perusahaan atau sekolah dengan masyarakat atau konsumen untuk membangun citra positif perusahaan di mata masyarakat. Public relation juga digunakan untuk mengatasi masalah-masalah negatif yang mungkin muncul dari masyarakat atau melakukan kegiatan-kegiatan tertentu (event) untuk membangun image.

memahami positioning


POSITIONING
Jakarta, 20 April 2011. Perkuliahan ini berbicara mengenai Positioning dengan Pak Amril Muhammad sebagai pemberi materinya. Sebelum kita membahas lebih lanjut mengenai positioning, kita harus mengetahui apa itu Positioning. Apa itu positioning? Positioning ialah bagaiamana dan dimanakah kita meletakan suatu produk pada tempatnya agar produk yang kita jual dapat terjual sesuai sasaran..
Dalam competitive advantage, terdapat empat unsur, antara lain product, service, personel, dan image. Sedangkan communicating dan delivering ialah proses memberikan barang atau produk dari produsen ke konsumen, salah satunya dalam Online Shop. Sering kali pada saat kita berurusan dengan pembelian barang dengan Online Shop, kita merasa kecewa dengan barang yang yang sampai ke tangan kita karena barang yang telah sampai ke tangan kita tidak sesuai dengan bentuk dalam iklan. Selain itu proses pengiriman yang memakan waktu yang lama, dan kadang pula terjadi penipuan dari seorang produsen dan bahkan dari konsumen itu sendiri.

memahami perilaku pelanggan


PERILAKU PELANGGAN
Perkuliahan mata kuliah Manajemen Pemasaran dan Jasa dilakukan pada hari Rabu, 23 Maret 2011 dengan dosen Pak Amril Muhammad. Pada pertemuan ke empat tersebut, beliau menjelaskan mengenai Analisis dalam Segmentasi dan Targeting Pasar.
Pada segmentasi pasar, narasumber menjelaskan bahwa ada segmentasi pasar terdiri dari empat macam, dan yang terakhir ialah behaviour (perilaku) atau melihat perilaku masyarakat dalam kesehariannya, seperti sifatnya akan membeli terus (regular), manfaat, status penggunaan, programmed business, dan relationship. Kita ambil contoh dalam relationship, ibu-ibu pengajian akan membuat baju yang akan digunakan dalam lomba, sebenarnya ada beberapa orang yang tidak suka dengan warna dan model baju tersebut, namun karena adanya hubungan relationship dari masing-masing orang, maka mereka terima dan menggunakan baju tersebut.

memahami penciptaan dan pengembangan produk

PRODUK
Jakarta, 20 April 2011. Perkuliahan ini berbicara mengenai Positioning dengan Pak Amril Muhammad sebagai pemberi materinya. Pada pertemuan kali itu, beliau banyak menjelaskan segala hal yang berkaitan dengan produk.
Dalam competitive advantage, terdapat empat unsur, antara lain product, service, personel, dan image. Sedangkan communicating dan delivering ialah proses memberikan barang atau produk dari produsen ke konsumen, salah satunya dalam Online Shop. Sering kali pada saat kita berurusan dengan pembelian barang dengan Online Shop, kita merasa kecewa dengan barang yang yang sampai ke tangan kita karena barang yang telah sampai ke tangan kita tidak sesuai dengan bentuk dalam iklan. Selain itu proses pengiriman yang memakan waktu yang lama, dan kadang pula terjadi penipuan dari seorang produsen dan bahkan dari konsumen itu sendiri.
Seorang konsumen maupun produsen pada saat memilih dan menjual suatu barang haruslah memikirkan hal-hal sebagai berikut :
1.  Product attributes, kelengkapan dalam suatu produk
·           Kualitas, dalam suatu produk haruslah memikirkan daya tahan yang dimiliki dalam suatu produk
·           Fitur, tambahan-tambahan sebagai pendukung dalam suatu produk
·           Desain, gaya yang terdapat dalam suatu produk. Contoh : feminin dan sporty
2.  Brand, brand sangatlah penting dalam suatu produk, sebagai tanda dan symbol agar masyarakat dapat mengetahuinya. Brand equity, brand sponsor, dan CO brand.
3.  Packaging, dalam packaging terdapat container (isi) dan wrapper (pembungkus) pada produknya.
4.  Labelling, nama yang sudah melekat padasebuah produk di dalam masyarakat. Orang biasa menyebut AQUA pada air mineral yang diminumnya, padahal yang diminumnya itu ialah VIRO.
5.  Product support service, merupakan pelayanan-pelayanan yang diberikan oleh perusahaan pada produknya. Misal, handphone yang dibeli telah rusak, maka counter akan memberikan servis terhadap handphone tersebut..

memahami distribusi, frainchaise, dan MLM


PLACE
UNJ, Jakarta. Pada hari Jumat, 13 Mei 2011 telah dilakukan kegiatan pembelajaran di ruang 307 dengan narasumber Pak Amril selaku dosen mata kulia Manajemen Pemasaran Jasa Pendidikan. Pertemuan kali itu membahas tentang Place, bagaimana placing dalam institusi pendidikan, marketing promotion + communication, dll.
Place merupakan pendistribusian suatu barang atau produk dari produsen ke konsumen. Pendistribusian ini bisa dilakukan dengan cara (1) langsung,  dijual sendiri di toko atau outlet dengan cara sewa atau milik sendiri; (2) intermediatery, produk didistribusikan ke agen, supermarket, atau toko pihak ketiga, jika produsen ingin mendistribusikan ke tempat tersebut, maka harus dilakukan pembagian hasil antara kedua belah pihak; (3) hybrid; cara pendistribusian campuran, jadi selain produsen membuka toko sendiri, produsen juga mendistribusikan ke agen; (4) telemarketing, pendistribusian dengan melakukan penawaran terlebih dahulu, seperti di Bank, pihak Bank akan menelpon calon konsumen dengan menawarkan produk-produknya, asuransi, kartu kredit; (5) MLM, sistem orang berjenjang, jadi dalam pendistribusian barangnya dilakukan dengan cara mengajak orang untuk bergabung dalam sebuah perusahaan, contoh oriflame; serta (6) E-commerce, melakukan penawaran barang dengan cara on-line, contoh kaskus.
Selain mendistribusikan barang, jasa pun juga dapat didistribusikan atau ditawarkan. Bisa dengan cara langsung memberikan brosur, melalui agen pendaftaran, campuran dengan melalui agen dan on-line, MLM pun bisa dilakukan, jika membawa anak lain, maka akan diberikan komisi, dan yang paling trend saat ini adalah dengan membuka website untuk pendaftaran, selain efektif, cara ini juga terbilang cukup ampuh karena efisien. Calon siswa dan wali murid tidak harus ke sekolah terlebih dahulu jika ingin mendapatkan informasi dan mendaftar, melainkan dengan website calon siswa dan wali murid dapat melihat secara detail. Namun meskipun terbilang nge-trend, masih banyak calon siswa dan wali murid yang tidak bisa memanfaatkan cara ini karena ilmu teknologi mereka yang belum memadai untuk menggunkannya.
Lalu apa alasan mereka memilih saluran distribusi untuk menyalurkan produknya? Jawabannya adalah efisiensi biaya karena produsen tidak perlu repot-repot mengeluarkan modal lebih untuk menyewa atau membeli toko atau outlet, supaya bisa fokus kepada produksi dan tidak bercampur baur, agar kualitas lebih terjamin, SDM karena semakin banyak pegawai, semakin banyak pula dalam membayar gajinya, dan pergudangan, supaya tidak menumpuk dalam gudang.